
Masterclass AI dalam Pengajian Al-Quran: Apa yang Dihasilkan Peserta dalam Dua Akhir Pekan
Alhamdulillah, Masterclass AI dalam Pengajian Al-Quran telah usai diselenggarakan.
Selama dua akhir pekan, kami menyaksikan sesuatu yang sungguh menggembirakan: AI tidak digunakan sekadar untuk mencari jawaban. Ia menjadi alat yang membuat proses mempelajari Al-Qur'an menjadi lebih kreatif, lebih terstruktur, dan lebih efektif.
Apa yang Dipelajari Peserta untuk Dibuat
Setiap peserta pulang membawa karya yang mereka hasilkan sendiri — bukan sekadar demonstrasi yang mereka saksikan, tetapi hasil yang mereka ciptakan:
- ✨ Infografis Al-Qur'an yang mudah dipahami sekilas pandang
- 🎨 Komik edukatif yang dibangun seputar kajian Al-Qur'an, ditujukan untuk pelajar muda
- 🖼️ Visual dan ilustrasi yang mendukung proses tadabbur
- 📝 Kuis interaktif untuk keperluan belajar dan mengajar
- 💻 Aplikasi web sederhana yang mendukung pembelajaran Al-Qur'an
Platform yang dibahas mencakup Gemini Notebook untuk mengubah materi sumber menjadi bahan belajar yang terstruktur, Gemini Canvas untuk membangun aplikasi interaktif kecil seperti kuis "Jom Tajwid!", dan QuizCanvas Builder untuk mengotomatiskan pembuatan kuis langsung dari ekspor notebook.
Mengapa Ini Penting
Setiap karya membuktikan satu hal sederhana: teknologi dapat menjadi wasilah — sarana — untuk mendekatkan manusia kepada Al-Qur'an, ketika digunakan dengan bimbingan yang tepat.
Sebuah infografis yang dibuat dengan baik dapat menahan perhatian seorang anak cukup lama hingga sebuah ayat meresap di hatinya. Kuis dapat mengubah pengulangan Tajwid yang pasif menjadi mengingat kembali secara aktif. Komik dapat membawa pelajaran adab ke dalam rumah yang mungkin tidak terjangkau oleh sebuah ceramah.
Tak satu pun dari ini menggantikan guru. Semuanya memperluas jangkauan guru.
Karya yang Dibuat Peserta Sendiri
Semua yang ditampilkan di bawah ini dihasilkan oleh para peserta selama sesi berlangsung — bukan oleh kami, dan tidak disiapkan sebelumnya. Kami sungguh terkesan dengan sejauh mana mereka mendapatkan manfaat dalam waktu yang begitu singkat, dan dengan kesungguhan yang mereka curahkan untuk membuat Al-Qur'an lebih mudah didekati oleh orang lain.








Risiko Juga Diajarkan
Sebuah masterclass yang bertanggung jawab tidak hanya mengajarkan kemampuan. Ia juga mengajarkan batasannya.
Peserta mempelajari risiko utama penggunaan AI dalam kajian keagamaan:
- Halusinasi — keluaran yang terdengar meyakinkan namun sesungguhnya rekaan belaka
- Sumber palsu — kutipan yang tidak ada atau tidak menyatakan apa yang diklaim
- Salah kutip — ayat dan hadis yang direproduksi secara tidak akurat atau di luar konteks
- Bias popularitas — pendapat paling umum yang disajikan seolah-olah satu-satunya pendapat
- Privasi dan hak — pertimbangan data dan hak cipta
Sebagaimana dibagikan dalam sesi tersebut: "Bahaya utama bukan apabila AI tidak tahu. Bahaya berlaku apabila AI tidak tahu, tetapi tetap memberikan jawaban yang terdengar yakin."
Prinsip yang selalu kami pegang sederhana saja: AI membuat draf, guru yang memverifikasi. Tidak ada apa pun yang dihasilkan oleh model AI yang boleh sampai ke pelajar tanpa melalui pemeriksaan orang yang berkualifikasi berdasarkan sumber-sumber yang sahih.
Ucapan Terima Kasih
Kami menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Ustaz Dr. Ahmad Zaki bin Amiruddin — Pensyarah Kanan (Bahasa Arab) dan Timbalan Pengarah Bahagian Inovasi PSP dan Kepimpinan Akademik, Pusat Kecemerlangan dan Pembangunan Akademik, Universiti Malaysia Kelantan — atas kesediaannya meluangkan waktu bersama komunitas AtTartilQI.
Terima kasih atas ilmu, pengalaman yang dibagikan, dan kesungguhan dalam membimbing para peserta menggunakan AI secara bertanggung jawab di bidang kajian Al-Qur'an.
Terima kasih juga kepada setiap peserta yang hadir, bereksperimen, dan menghasilkan karya yang layak untuk dibagikan.
Apa Selanjutnya
Sambutannya sangat menggembirakan, alhamdulillah.
InsyaAllah, kami tengah merencanakan program lanjutan — Masterclass AI 2.0 — bagi mereka yang ingin memperdalam penggunaan AI dalam kajian Al-Qur'an dan membangun lebih banyak proyek yang bermanfaat bagi umat.
Ikuti AtTartilQI untuk lebih banyak program Al-Qur'an yang memadukan tradisi ilmu yang suci dengan pengembangan AI, berlandaskan syariat.
Ingin mempelajari bahasa Al-Qur'an secara mendalam?
Jelajahi QLME